JAKARTA – Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (FTIA) resmi menghadiri agenda akbar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI). Kegiatan strategis ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada tanggal 26, 27, dan 28 Agustus 2026 bertempat di Ballroom Puri Agung, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat.
Rakernas tahun ini mengusung tema utama “Membangun Daya Saing Buruh Indonesia di Tengah Perubahan Regulasi Ekonomi Global”. Melalui forum ini, delegasi FTIA bersama 13 federasi afiliasi KSBSI lainnya berfokus merumuskan rekomendasi kebijakan guna menghadapi gelombang PHK massal serta dinamika transisi ketenagakerjaan yang adil di sektor industri.
Jalannya Rangkaian Agenda Rakernas KSBSI 2026
- Pembukaan Resmi oleh Pemerintah: Agenda Rakernas resmi dibuka pada Rabu (26/8/2026) oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor [ksbsi.org]. Pembukaan ini turut dihadiri oleh Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban, Sekjen KSBSI Dedi Hardianto, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste Simrin Singh, serta Ketua Umum APINDO Shinta Widjaja Kamdani.
- Fokus Isu Ketengakerjaan: Selama tiga hari rapat komisi, delegasi menyoroti tantangan berat industri digitalisasi, otomatisasi, serta melambungnya angka PHK nasional yang mencapai lebih dari 123 ribu pekerja. FTIA bersama jajaran Koalisi Buruh Perjuangan Indonesia menyepakati penguatan Sosial Dialog yang damai dan konstruktif untuk mengawal perbaikan draf RUU Ketengakerjaan baru sebagai solusi hubungan industrial.
- Penutupan Khusus & Anggota Kehormatan: Pada hari terakhir, Jumat (28/8/2026), agenda ditutup secara resmi dengan sebuah momentum bersejarah.
- KSBSI mengeluarkan SK Rakernas Nomor V/RAKERNAS KSBSI/VIII/2026 yang secara resmi mengangkat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Anggota Kehormatan KSBSI. Sinergitas ini didorong demi memperkuat perlindungan buruh melalui optimalisasi Desk Ketengakerjaan Polri.







