spot_img

Terungkap Buruknya Kondisi Kerja di Kawasan IMIP Morowali, Aliansi Buruh Usung 5 Tuntutan

spot_imgspot_img

MOROWALI, FOKUSNEGERI.COM – Federasi Pertambangan dan Energi afiliasi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSI) bersama Serikat Pekerja Nasional (SPN), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Federasi Serikat Pekerja Industri Merdeka (F-SPIM) yang tergabung dalam Aliansi Buruh Sejahtera (ABS) hari ini menggelar konferensi pers, menyoal buruknya kondisi perburuhan di Kawasan Indonesia PT Morowali Industrial Park (PT IMIP).

Konferensi pers ini bertajuk, ‘Buruknya Wajah Hilirisasi: Survei Lintas Serikat Buruh Ungkap Karut-Marut Kondisi Kerja di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP)’ mengupas hasil survei yang digelar aliansi sebelum terjadinya perjanjian kerja bersama (PKB).

Kawasan IMIP merupakan kawasan industri pengolahan nikel terintegrasi seluas kurang lebih 2.000 hektar yang terletak di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Segudang masalah masih menjadi persoalan krusial yang menjadi sorotan aliansi buruh.

Saut Pangaribuan, perwakilan dari FPE KSBSI mengingatkan waktu untuk perundingan PKB antara pekerja dengan manajemen IMIP Morowali sudah mendekat, bahkan sudah dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2026.

“Maka, kami dari serikat pekerja serikat buruh yang tergabung (dalam ABS) disini ada, FPE, SPN, F-SPIM dan FSPMI akan menyampaikan kepada kawan-kawan semua yang bekerja di lingkungan IMIP, hal-hal yang akan kita perjuangkan yang akan kita bicarakan dalam pembahasan perjanjian kerja bersama nanti,” kata Saut dihadapan peserta konferensi pers hari ini, Selasa (18/8/2026).

Saut berharap rekan-rekan pekerja dapat memberikan masukan apa yang harus diperjuangkan.

“Tapi kami akan memberikan catatan-catatan yang menurut kami perlu kita perjuangkan bersama-sama. Kawan-kawan dapat memberikan masukan untuk memperkuat kami dalam memperjuangkan PKB yang gunanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan kita dan menguatkan perusahaan juga,” imbuh Saut Pangaribuan.

Untuk itu, keempat federasi Serikat pekerja serikat buruh akan memberikan poin-poin apa yang akan disampaikan nanti dalam perundingan PKB dan juga akan disampaikan kepada pimpinan perusahaan.

“Semoga pimpinan perusahaan bisa mengakomodir apa yang kita inginkan, terima kasih,” tandas saut.

5 Tuntutan Buruh IMIP

Sementara itu, Komang Jordi, salah satu perwakilan dari F-SPIM KPBI langsung membacakan poin-poin yang sudah disepakati dalam aliansi.

“Dibalik narasi keberhasilan industri hilirisasi nikel, dan pertumbuhan ekonomi di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah, terlihat kenyataan pahit justru dialami oleh ribuan pekerja yang menjadi roda penggerak utama industri tersebut.” kata Komang.

Ia membeberkan, Koalisi Serikat Buruh yang terdiri dari FPE, SPN, F-SPIM dan FSPMI baru-baru ini merilis hasil survei bersama yang mengekspos buruknya kondisi kerja para buruh yang tampak di kawasan Morowali. Survei dilaksanakan sejak tanggal 1 sampai 31 Mei 2026.

“Survei membutuhkan metode kualitatif dengan cara random, random spalling, sampling. Pelaksanaan survei melibatkan 1078 pekerja sebagai responden untuk memetakkan secara akurat.” tandasnya.

Kondisi buruk berdasarkan hasil suvei 1.078 responden di kawasan IMIP ini menghasilkan 5 tuntutan dari Aliansi Buruh Sejahtera IMIP, tuntutan tersebut adalah:

1. Audit total implementasi K3,
2. Keterwakilan Serikat/Serikat Buruh dalam P2K3 di tempat kerja,
3. Perbaikan akses layanan kesehatan,
4. Evaluasi sistem upah dan jam kerja,
5. Hentikan kriminalisasi buruh.

(*/redkbb)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Last articles

Toilet Dewan Banten Kotor dan Tak Terawat, Publik Pertanyakan Aliran Dana Perawatan Gedung

SERANG – Fasilitas publik di dalam lingkungan parlemen kembali...

Bisa Kena Sanksi Berat, Kontraktor Proyek Ini Malah Biarkan Pekerja Tanpa Alat Pelindung

TANGERANG – Sebuah proyek pembangunan infrastruktur di kawasan Tangerang...

FTIA menghadiri rapat kerja nasional KSBSI 2026 di hotel grand sahid jakarta tanggal 26,27 dan 28 Agustus 2026

JAKARTA – Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (FTIA) resmi...

Tantangan Baca Quran dengan Hadiah Sebotol Miras, Sejumlah Pihak Dilaporkan ke Polisi

Laporan pidana tersebut bukan untuk mengambil kesimpulan mengenai pihak...

Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Ajak Masyarakat Jaga Jakarta

Korps Alumni KNPI Jakarta Timur mengajak warga Jakarta untuk...

Jika Perlindungan Hukum Berubah Menjadi Alasan Menghilangkan Hak Buruh

OPINI Oleh: Effendi Lubis, (**) Pasal 90B Undang-Undang Nomor 6 Tahun...

Berita Duka: Aktor Legendaris Bung Diding Boneng Meninggal Dunia

JAKARTA, fokusnegeri.com/ - Dunia panggung Teater dan perfilman Indonesia,...

Rugikan Negara Ratusan Triliun? Satgas Pangan Tetapkan 39 Tersangka Mafia Beras

JAKARTA, fokusnegeri.com/ – Pemerintah kembali melakukan pemberantasan mafia pangan,...

Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Resmi Dilantik, Simak Harapan Pemerintah

Menurut Munjirin, keberadaan Korps Alumni KNPI harus menjadi energi...

Warga Kampung Cinibung Soroti Program Bedah Rumah: Diduga Tidak Tepat Sasaran dan Tidak Bermanfaat

KABUPATEN TANGERANG. Program bantuan bedah rumah yang disalurkan di...